Ads Top

KEHIDUPAN TIAP DUSUN

KEHIDUPAN TIAP DUSUN
  1. DUSUN MANCENGAN
Dusun Mancengan merupakan salah satu dusun yang ada di Desa Langpanggang. Dusun Mancengan memiliki jumlah penduduk sebanyak 555 jiwa yang terdiri dari 270 orang laki-laki dan 285 orang perempuan. Kepala Dusun Mancengan dipimpin oleh Bapak Abdul Mujib. Selain itu, di daerah Dusun Mancengan terdapat Pondok Pesantren AR-ROWIYAH yang dipimpin oleh bapak K.H. Fathurrosi selaku Kepala Desa Langpanggang Kecamatan Modung Kabupaten Bangkalan.


Selain itu, di Dusun Mancengan terdapat tempat Kramat yaitu Bhuju’ Mancengan. Tempat Kramat tersebut menjadi pusat salah satu tempat wisata religi yang patut dilestarikan dan kita kunjungi karena tempat itu memiliki banyak sejarah dan termasuk juga tempat pesarean sesepuh terdahulu.




  1. DUSUN KROJEH
Dusun Krojeh juga merupakan salah satu Dusun yang berada di wilayah Desa Langpanggang. Dimana Dusun Krojeh ini dipimpin oleh salah satu Kepala Dusun yang bernama H. Limin, dan di Dusun Krojeh hanya mempunyai jumlah penduduk sejumlah ± 45 keluarga. Namun, sebagian warganya tidaklah tinggal di Dusun tersebut melainkan merantau ke luar Desa tersebut, misalnya : surabaya, ngajuk, dan lain sebagainya. sehingga keadaan di Dusun tersebut sangat sepi, akan tetapi saat hari besar para warga yang merantau kembali ketempat asal sehingga ramai kembali Dusun tersebut.
Selain dilihat dari kondisi keadaan penduduknya, Dusun Krojeh juga memiliki kondisi tanah yang cukup basah dan sama seperti kondisi tanah pada Dusun lainnya sehingga sangat cocok untuk bercocok tanam seperti jagung, kacang, singkong, dan lain sebagainya.


  1. DUSUN ASEM MANIS
Dusun Asem Manis berasal dari pohon asem yang buahnya manis, sehingga warga sekitar menamakan Dusun tersebut dengan Dusun Asem Manis. Dusun Asem Manis memiliki jumlah kependudukan ± 100 kepala keluarga, dimana para warganya juga kebanyakan keluar dari Dusun tersebut atau pergi untuk merantau sebagaimana dengan dusun-dusun yang lain. Dusun Asem Manis dipimpin oleh kepala dusun yang bernama Bapak Muhammad Kosim. Beliau memimpin beberapa kampung yang berada di Dusun Asem Manis diantaranya Kampung Asem Manis, Kampung Blutoghan, Kampung Pek-krepek dan Kampung Kebun Anyar.
Potensi yang dimiliki oleh Dusun Asem Manis yaitu tanahnya yang cukup basah, sehingga dapat digunakan untuk bercocok tanam seperti Jagung, Cabe, Kacang Panjang, Kacang Tanah, Singkong, dan lain sebagainya. Selain itu di Dusun Asem Manis juga terdapat Bhuju’ atau tempat pemakaman para wali Allah yaitu Bhuju’ Landak, Bhuju Gunung Labang.










  1. DUSUN LANGKAP

Bapak Bandru adalah Kepala Dusun di Dusun Langkap. Dusun Langkap adalah sebuah Dusun yang memiliki ± 100 kepala keluarga. Dusun Langkap ini memiliki kondisi tanah yang basah. Di Dusun Langkap juga mempunyai masyarakat yang memiliki profesi sebagai petani dan nelayan. Masyarakat di Dusun Langkap berprofesi sebagai petani yang biasanya menanam padi dan jagung bahkan mangga pun juga termasuk hasil tani yang dapat membantu kehidupan sehari-hari. Sedangkan, masyarakat yang lainnya juga memiliki profesi sampingan yaitu sebagai nelayan. Biasanya masyarakat di Dusun Langkap menggunakan jaring untuk menangkap ikan-ikan di laut. Hasil tangkapannya biasanya berupa lorjuk, tiram, udang, dan lain sebagainya.


Selain itu, di Dusun Langkap juga mempunyai tempat-tempat Kramat atau yang dikenal “ Bhuju’ ” diantaranya: Bhuju’ Kolla, Bhuju’ Nedden, Bhuju’ Sara. Dan tidak hanya itu, terdapat pula sumber air yang sangat unik dan menarik karena air yang ada di tempat tersebut mempunyai beraneka ragam bunyi saat di tepuk-tepuk. Dan tempat-tempat itulah yang sering dikunjungi oleh warga setempat, bahkan dari luar Desa Langpanggang.


  1. DUSUN DUKO

Bapak Andri Suryanto adalah Kepala Dusun di Dusun Duko. Dusun Duko merupakan sebuah Dusun memiliki ± 60 kepala keluarga. Dusun Duko mempunyai kondisi tanah yang cukup basah karena sering dialiri oleh air secara terus-menerus. Oleh karena itu, tanah tersebut sangat cocok untuk digunakan saat bercocok tanam, seperti padi, jagung, dan lain sebagainya.



Selain itu, letak Dusun Duko dekat dengan laut sehingga sebagian kecil masyarakatnya menjadi nelayan. Di dusun tersebut juga memiliki home industry yang dikelola oleh ibu rumah tangga, sehingga ibu rumah tangga di dusun tersebut memiliki penghasilan sendiri untuk membantu ekonomi keluarga. Produk unggulan home industry tersebut adalah petis kupang yang memiliki unggulan tersendiri dan mempunyai 2 macam yaitu petis tahu dan petis rujak. Petis Kupang terbanyak di produksi di Dusun Duko dan sudah di jual di pasaran sekitar Desa Modung bahkan sampai Luar Kota.
Dan tidak hanya itu, di Dusun Duko juga terdapat tempat Kramat (Pemakaman) yang sering dikunjungi oleh warga setempat bahkan orang luar Desa Langpanggang – Modung. Nama tempat Kramat tersebut adalah : Bhuju’ Entas, dan Bhuju’ Langger.